23.08

Aku hancur,
Aku serampangan,
Aku tak bisa menahan hujan di pelupuk mata,
Suatu kali aku jalan dengan segenggam amarah di tangan,
Dengan segenap kesedihan di hati,
Dengan segala ketegaran yang memusingkan,
Lalu aku,
Aku mencoba menerima kehancuranku,
Senyuman tiba-tiba tergambar di bibirku.

Mungkin dengan menerima akan kehancuran yang ada di dalam maupun di luar diri bisa menenangkan. Mungkin dengan menerima kehancuran, bukan menyalahi kehancuran, bukan meratapi kehancuran. Penerimaan.

You Might Also Like

0 komentar

About Me

Like us on Facebook

Popular Posts