Asap Senyap

16.42

Asap tebal yang menyelimuti tanah Sumatera membuat mata pedih, hati meringkih.


Ada apa, ada apa,
Mengapa,
Aku bukan siapa-siapa,
Aku tak bisa berbuat apa-apa,
Untuk bayi yang mengaduh bahkan dalam tidurnya,
Untuk kakek dan nenek yang sudah mengampun meminta dicabut saja roh dari tubuhnya,
Untuk ibu yang tambah tak menahu,
Untuk ayah yang merasa gagal namun bukan jua salahnya,
Untuk pepohonan yang mengumpat mereka yang merampas ruang geraknya,
Untuk pemuda yang sudah seperti kehilangan arah ditambah keburaman penglihatan mata-hati,
Tuhan bersama kalian.

You Might Also Like

0 komentar

About Me

Like us on Facebook

Popular Posts